Perusahaan ini laba bersihnya naik 524% YoY. Seperti apa bisnisnya?

 

KIJA

PT. KOTA INDUSTRI JABABEKA, Tbk


KIJA sudah mempublikasikan laporan keuangan triwulan II 2025, mari kita bedah perusahaannya. PT. Kota Industri Jababeka, Tbk adalah pengembang kota mandiri yang beridiri di tahun 1989 dan menjadi perusahaan penyedia kawasan industri swasta pertama yang IPO pada tahun 1994 dan sudah bertahan selama 31 tahun terbukti dapat melewati berbagai krisis ekonomi.

Segmen bisnis PT. Jababeka mencakup Real Estate & Hospitality serta Infrastruktur. Segmen Real Estate & Hospitality terdiri dari Industrial, Residential, Comercial, Golf, Hotels dan Restaurant. Sedangkan segmen usaha Infrastruktur terdiri dari Power Plant (pembangkit listrik dan penyedia listrik di lingkungan Jababeka), Infrastruktur dan Dry Port.

Berbicara industri real estate, maka kita harus tahu seberapa banyak land bank perusahaan tersebut. Perusahaan memiliki 4 lokasi usaha yaitu Kota Jababeka di Cikarang, Kendal Industrial Park dan Tanjung Lesung. Kota Jababeka di Cikarang dengan land bank saat ini sebesar 1.288 hektar dan menargetkan land bank sebesar 5.600 hektar, berada di posisi strategis dengan jarak 45 menit dari pusat area bisnis dan menjadi kawasan industri terbesar di Indonesia yang dihuni lebih dari 2.000 perusahaan lokal dan multinasional. Kota Jababeka memiliki segmen bisnis berupa Jababeka Residence yang berisi cluster, hotel, rumah sakit, mall dan stadium, Power Plant dengan kontrak 20 tahun dengan PLN, Cikarang Dry Port yang menjadi pelabuhan asal dan tujuan serta menjadi jaringan kerjasama dengan 25 shipping lines ternama, selain untuk ekspor impor, dry port juga melayani distribusi domestik dan menjadi Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk katun dan mineral/logam

Lokasi kedua ada di Kendal Industrial Park di Jawa Tengah memiliki land bank 352 hektar dan menargetkan land bank sebesar 2.200 hektar, kawasan Kendal adalah salah satu dari kawasan strategis nasional di Indonesia dan memiliki lokasi yang strategis diantara Koridor Ekonomi Jakarta-Semarang-Surabaya. Kawasan Industri Kendal adalah joint venture bersama dengan Sembcorp yang berpengalaman dalam pengembangan dan pemasaran kawasan Industri di Asia (China, Vietnam, Batam, Bintan, dll). KIK selain memiliki segmen bisnis tenant dalam bentuk pabrik dan penjualan tanah juga memiliki segmen bisnis water supply, waste water system, drainage system, road system, power, security, telecommunication dan landscape & housekeeping.

Lokasi terakhir Tanjung Lesung di Banten memiliki land bank 1.485 hektar dan menargetkan land bank sebesar 1.500 hektar, lokasi ini ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sekaligus kawasan pariwisata yang luas dengan semenanjung menghadap Samudera Hindia yang indah. Tanjung Lesung memiliki fasilitas dan infrastruktur berupa akses jalan, water treatment plant, waste water treatment plant, listrik, telekomunikasi, restaurant & bar, dan masih banyak lagi fasilitas penunjang lainnya

Jika dilihat dari Laporan keuangan terbaru di triwulan II 2025, pendapatan perusahaan meningkat sebesar 107% QoQ (1,3 T menjadi 2,7 T) dan 17% YoY (2,3 T menjadi 2,7 T). Pendapatan terbesar perusahaan dari segmen penjualan kavling industri dan cluster, kemudian pendapatan dari segmen pembangkit tenaga listrik, jasa dan pemeliharaan dan segmen dry port. Pendapatan ini sudah memenuhin 55% dari target pendapatn perusahaan di tahun 2025. Laba Kotor perusahaan meningkat 103% secara QoQ (541 M menjadi 1.1 T) dan meningkat 10% YoY (1 T menjadi 1,1 T). 

Sedangkan Laba Bersih perusahaan naik signifikan dengan kenaikan 618% QoQ (43 M menjadi 311 M) dan 524% YoY (50 M menjadi 311 M). Jika di setahunkan, maka pendapatan bersih perusahaan menjadi Rp. 622 M tumbuh dari FY 2024 Rp. 363 M atau tumbuh sebesar 71%. Dengan kinerja perusahaan yang sangat baik ini, penulis optimis harga saham perusahaan akan ikut naik kedepannya mengikuti kinerja perusahaan. Lalu berapa target harga saham KIJA? Kita lihat terlebih dahulu history rasio keuangannya terlebih dahulu.


Rasio pada akhir tahun 2025 masih menggunakan harga saham 194,-. Dari table diatas terlihat bahwa jika perusahaan dapat meningkatkan kinerja nya maka ROE diakhir tahun 2025 sebesar 10,2x, dan ini akan menjadi ROE All Time High perusahaan, dengan PBV sebesar 0,7x dan PER yang hanya 6,5x. dari rasio Debt to Equity Ratio hanya 0,7x dan masih aman dari risiko perusahaan akan bangkrut/pailit. Penulis menganggap bahwa harga saat ini masih murah dan target harga menurut perkiraan penulis adalah di rentang 400-an dengan PBV 1,1x dan PER 10,7x. maka masih ada Margin of Safety sebesar 106% dari harga 194,-.

 

 

Komentar

  1. makasih insightnya.. ditunggu analisis berikutnya.. semangaatt

    BalasHapus
  2. Klo PGEO gimana mas prospek fundamentalnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bongkar Rahasia Harga Saham: Pahami Valuasi Dasar Ini

Mengintip Prospek Summarecon (SMRA) di Tahun 2026